Bos Apple Tim Cook Kunjungi Indonesia Besok 17 April 2024, Menkominfo Sebut Bakal Ada Kejutan

Read Time:2 Minute, 57 Second

Liputan.com, Jakarta – CEO Apple Tim Cook akan mengunjungi Indonesia dalam waktu dekat. Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Ari Setad, Tim Cook akan tiba di Indonesia pada 17 April 2024.

Sekadar informasi, kedatangan CEO Apple Tim Cook sudah bocor sejak bulan lalu. Dikatakan Tim Cook sedang mempertimbangkan Akademi Pengembang Apple di Indonesia.

Usai pertemuan dengan Hal Bihalal Kementerian Komunikasi dan Informatika di Jakarta, Selasa (16/4/2024), Menkominfo mengatakan: “Iya, besok datang tanggal 17. Namun Menkominfo tidak membeberkan agenda pembahasan kapan orang nomor satu Apple itu akan hadir di Indonesia.

Ia hanya menyebut kedatangan Tim Cook akan membawa kejutan. Oleh karena itu, informasi mengenai agenda dan rencana yang harus ditunggu Tim Cook selama berada di Indonesia

Budi Ari mengatakan: “Yang pasti semua perusahaan besar di Amerika dan dunia akan banyak berinvestasi di Indonesia. Tunggu sampai besok, Anda akan terkejut.”

Ia juga mengatakan Tim Cook juga akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Indonesia. Saat ditanya soal pertemuan bos Apple dengan Presiden Jokowi, Menkominfo menjawab: “Iya, direncanakan.”

Meskipun tidak banyak yang diketahui mengenai agenda Tim Cook ketika ia tiba di Indonesia, salah satu topik yang kemungkinan besar akan dibahas adalah investasi.

Akan diumumkan bahwa kami akan berinvestasi,” tutup Menkominfo. Sebelum datang ke Indonesia, Tim Cook sendiri sudah terkenal di Vietnam.

Menurut Reuters, dia tiba di Hanoi pada Senin waktu setempat. Dalam kunjungan dua hari tersebut, ia dijadwalkan bertemu dengan banyak mahasiswa dan pembuat konten tanah air.

Tak hanya itu, juga akan banyak ditemui pengguna perangkat Apple. Kemudian, meningkatkan kerja sama dengan pemasok lokal komponen Apple di Vietnam menjadi agenda lain Tim Cook.

Di sisi lain, Apple akhirnya mengumumkan tanggal Konferensi Pengembang Seluruh Dunia atau WWDC tahunannya.

Apple mengumumkan tanggal WWDC 2024 melalui SVP Marketing Apple Greg Joswiak di akun media sosial X.

“Tandai kalendermu untuk WWDC24, 10-14 Juni. Pasti luar biasa,” tulis Greg, Rabu (27/3/2024).

Di hari pertama, Apple biasanya mengumumkan versi terbaru sistem operasinya, seperti iOS 18, iPadOS 18, dan pembaruan untuk watchOS, tvOS, macOS, dan visionOS.

Sedangkan untuk iOS 18, banyak rumor yang mengatakan bahwa Apple mungkin mengintegrasikan Google Gemini AI ke Siri, App Store, dan aplikasi iPhone lainnya.

Sistem operasi iPhone terbaru dikatakan juga memungkinkan pengguna menempatkan aplikasi di mana saja pada grid layar beranda.

Selain itu, fitur baru iOS 18 juga akan menghadirkan dukungan RCS ke aplikasi Pesan dan beberapa perubahan tampilan.

 

Apple kemungkinan akan memprioritaskan pembangunan platform untuk aplikasi AI buatan pengembang, kata analis Ben Rizzi.

Rizzi juga memperkirakan Apple akan menunjukkan bagaimana konsumen dapat membeli aplikasi AI di acara WWDC 2024.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Apple WWDC 2024 akan diadakan secara online, namun pengembang dan pelajar dapat mengikuti program tersebut secara langsung.

Mereka berkesempatan untuk menyaksikan keynote Tim Cook, bertemu dengan tim Apple, dan berpartisipasi dalam aktivitas khusus lainnya. 

Selain itu, Apple telah memilih raksasa mesin pencari Tiongkok Baidu sebagai mitra teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif untuk iPhone 16 dan produk lainnya.

Informasi ini disebarkan oleh sejumlah media Tiongkok. Apple akan menggunakan AI Baidu bernama Ernie Bot, demikian dikutip South China Morning Post, Selasa (26/3/2024).

Rencananya Ernie Bot akan langsung diinstal di Ernie 16, Mac OS, dan iOS 18 untuk pasar China. Selain Baidu, Apple juga pernah melobi perusahaan teknologi besar lainnya seperti Alibaba Group Holding.

Sebelumnya diberitakan bahwa Apple sedang menjajaki kolaborasi dengan Gemini (Google) dan Chat GPT (OPNA) untuk mengimplementasikan model AI generatif pada perangkat mereka.

Meskipun model AI Google dan OpenAir tidak tersedia secara resmi di Tiongkok, Apple harus mencari kemitraan perusahaan di Tiongkok jika mereka ingin meluncurkan produk AI baru mereka di negara layar bambu.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Mikael Jasin dari Indonesia Jadi Juara Barista World Championship 2024 Lewat 2 Racikan Kopi Andalan
Next post Perubahan Kedua UU ITE Disahkan, Tiga PP Disiapkan