Efek Pengobatan Kanker, Raja Charles III Kehilangan Indra Perasa

Read Time:3 Minute, 9 Second

dianrakyat.co.id, Jakarta – Raja Charles III pernah mengalami efek samping dari pengobatan kankernya. Ratu berusia 75 tahun itu mengungkapkan bahwa dia kehilangan selera saat mengunjungi Flying Squad Museum di Hampshire, Inggris.

Dikutip New York Post, Selasa (14/5/2024), seorang veteran tentara Inggris mengatakan kepada Raja Charles III bahwa ia juga kehilangan selera akibat pengobatan kanker. Tidak jelas apakah Charles masih menderita kehilangan selera.

Raja mengetahui diagnosis kankernya pada bulan Februari setelah menjalani operasi pembesaran prostat. Istana Buckingham kemudian mengonfirmasi bahwa kanker tersebut bukanlah kanker prostat.

Efek samping lain dari pengobatan kanker termasuk perubahan indera perasa dan penciuman pasien. Rasa tidak enak biasanya hilang setelah perawatan selesai, namun efeknya bisa bertahan lama.

American Cancer Society merekomendasikan cara untuk mengatasi perubahan rasa dan bau, seperti mencoba lemon bebas gula, mengunyah permen karet atau tebu, dan makanan asam. Raja Charles III mengungkapkan perjuangannya melawan kanker hanya beberapa hari setelah penyakit itu dipublikasikan.

Ia bersyukur atas dukungan dan berkah yang diterimanya. Setelah istirahat cukup lama, raja mengaku ingin kembali menjalankan tugas kerajaannya. 

Diketahui bahwa Raja Charles mengidap penyakit kanker yang tidak diketahui, bukan hanya kanker prostat. Ia memilih fokus pada kesehatannya dengan mengurangi sebagian besar agendanya.

 

 

 

Selain berjuang melawan kanker, Raja Charles III juga menghadapi drama seputar hubungannya yang terasing dengan putra bungsunya, Pangeran Harry. Ada laporan yang saling bertentangan mengenai mengapa ayah dan anak tidak bersatu kembali di Inggris.

Sumber yang dekat dengan Harry menuduh Charles memilih untuk tidak menemui putranya selama perjalanan, namun teman Charles membantah tuduhan tersebut. Pangeran Harry telah diasingkan dari keluarganya sejak pindah ke California bersama istrinya Meghan Markle pada tahun 2020.

Namun, dia mengunjungi Charles setelah mendengar bahwa ayahnya menderita kanker pada bulan Februari. Dalam sebuah wawancara dengan “Good Morning America”, Harry berbicara secara terbuka tentang kesehatan ayahnya dan mengatakan bahwa kesehatan Charles “pasti” akan mempengaruhi keluarganya lagi.

Pekan lalu, Raja Charles III merayakan ulang tahun pertamanya sebagai Raja Inggris sejak naik takhta pada 6 Mei 2023. Selama itu, Pangeran Charles sedang menghadapi berbagai permasalahan dan gangguan kesehatan yang menimpa keluarga kerajaan Inggris.

 

Melansir New York Post pada Rabu 8 Mei 2024, pakar kerajaan Richard Fitzwilliams menyebut ujian terbesar kerajaan datang dari Pangeran Harry dan Meghan Markle. Selama masa pemerintahan pertama mereka, keluarga Sussex meremehkan tahun pertama masa jabatan raja. 

Fitzwilliams yakin Harry dan istrinya “membalas dendam” setelah diusir dari Frogmore Cottage, kediaman kerajaan yang mereka pikir akan terus mereka datangi kembali. “Sebenarnya masalah Harry dan Meghan Markle adalah setelah ‘Spare’ merasa muak, dia membawa mereka keluar dari Frogmore Cottage dan saya pikir mereka tidak menduganya,” katanya kepada The Sun.

Menurutnya, keluarga kerajaan tidak menyukai pengungkapan Pangeran Harry dengan Spare. Itu bukan hanya serangan terhadap keluarga kerajaan dalam buku dan wawancara yang dia lakukan, dan dilihat oleh banyak orang, tapi karena itu adalah ingatannya.

Fitzwilliams mengatakan meskipun biografi Harry yang mengejutkan dirilis pada Januari tahun lalu, pengungkapan sensasionalnya dapat mempengaruhi pemerintahan kerajaan. “‘Spare’ direncanakan dengan buruk, dia merasa tidak punya nasihat, tapi penyerangan terhadap Putri Camilla jelas merupakan garis merah karena media menunjukkan bahwa dia sangat bermusuhan,” ujarnya kepada wartawan.    

Oleh karena itu, penting bagi raja untuk bertindak seperti dia. Di tempat lain, Fitzwilliams menuduh keluarga Sussex “menguntungkan” hubungan mereka dengan keluarga Windsors.

“Tidak ada keraguan bahwa pengusiran keluarga Sussex dari kediaman mereka di Inggris adalah tanda ketidaksenangan kerajaan,” tambahnya, seraya menambahkan bahwa itu adalah “hal yang benar untuk dilakukan.”

“Tidak diragukan lagi bentrokannya dengan Omid Scobie di akhir tahun tidak akan terlihat, banyak manfaatnya.

“Sepertinya mereka akan tetap mendapat informasi dan bagaimana mereka berperilaku dan apa,” katanya, “apa yang akhirnya mereka lakukan jelas merupakan urusan mereka.”

Peringatan pertama kedatangannya bertepatan dengan ulang tahun Archie. Baru-baru ini, bahkan Raja Charles III dikabarkan menginginkan izin Meghan Markle untuk memberikan hadiah ulang tahun kepada cucunya, Pangeran Archie. Laporan terbaru menunjukkan bahwa hubungan antara kedua mempelai masih buruk.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Ramadhan Adalah Bukti Sayang Allah pada Manusia, Kiai: Jangan Disia-siakan
Next post Bursa Asia Bergerak Beragam, Indeks Kospi Korea Selatan Turun Usai Cetak Level Tertinggi