Intip Kecanggihan S-500 Prometheus, Sistem Pertahanan Udara Terbaru Rusia

Read Time:2 Minute, 11 Second

JAKARTA – Tentara Rusia memperoleh senjata baru bernama sistem rudal S-500 Prometheus. Senjata ini dianggap sebagai sistem pertahanan udara dan rudal paling modern dan kuat di dunia. Kehadiran senjata ini sangat penting di tengah perang yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina yang didukung oleh negara-negara NATO.

“Tahun ini, angkatan bersenjata akan menerima unit pertama dari generasi baru kompleks rudal antipesawat S-500: sistem rudal antipesawat jarak jauh dan sistem rudal antipesawat,” kata Menteri Pertahanan Sergei Shoigu. . lapor Sputnik.

Selain itu, Shoigu mengatakan Rusia akan membeli S-400, S-300V4, Buk-M3, Tor-M2U dan radar generasi baru untuk memperkuat pertahanan udara dan rudal terintegrasi Rusia.

Angkatan Pertahanan Udara Rusia bertanggung jawab untuk melindungi wilayah udara darat terbesar di dunia dari ancaman musuh. Terutama setelah AS dan Inggris sepakat untuk memberikan bantuan senjata baru senilai puluhan miliar dolar kepada Ukraina, termasuk rudal jelajah Storm Shadow dan rudal balistik taktis ATAKMS.

Spesifikasi Sistem Pertahanan Udara Prometheus S-500

Prometheus S-500 dikembangkan oleh Almaz-Antey, produsen sistem pertahanan rudal terkemuka. Sistem pertahanan udara dan antimisil ini memiliki jangkauan hingga 600 km dan mampu mendeteksi target hingga 800 km.

S-500 dapat menyerang hingga 10 target balistik hipersonik dengan kecepatan hingga 7 km/s secara bersamaan. Ia juga dapat menyerang target yang terbang dengan kecepatan supersonik (hingga Mach 10 atau 12,348 km/jam). Jangkauan S-500 cukup untuk menetralisir rudal musuh, pesawat ruang angkasa, dan platform senjata orbital di orbit rendah Bumi.

Sistem anti-rudal dapat bermanuver dalam penerbangan dan mencakup komponen radar independen, yang memungkinkan terjadinya serangan dinamis. S-500 mampu mengintegrasikan S-400, S-300VM4, S-350 Vityaz dan sistem lainnya ke dalam satu jaringan pertahanan udara dan rudal.

Sistem konfigurasi rudal

S-500, seperti sistem lain di kelasnya, tidak hanya mencakup kendaraan peluncuran, tetapi juga ekosistem peralatan tambahan yang kompleks yang dapat diintegrasikan sesuai kebutuhan. Terdiri dari beberapa radar target, sebuah pencegat, sebuah pos komando, dan satu atau lebih kendaraan pemuatan.

S-500 dirancang untuk penggunaan jarak jauh terhadap rudal, pesawat terbang dan pesawat ruang angkasa, dan hampir tidak dapat digunakan melawan ancaman jarak dekat, sehingga sistem ini menargetkan target jarak jauh dan bernilai tinggi.

Konfigurasi S-500 mencakup beberapa peluncur 77P6 dengan rudal antipesawat dan antirudal. S-500 sedikit berbeda dari S-400 dan peluncur seri S lainnya karena ia memiliki dua muatan peluncuran.

Rudal berpemandu S-500 adalah rudal anti-pesawat dan anti-rudal generasi baru yang dikembangkan secara khusus. Menurut informasi yang tersedia untuk umum, rudal yang digunakan dalam sistem ini mencakup 4.444 rudal anti-rudal 77N6-N dan 77N6-N1 dan anti-satelit/pesawat ruang angkasa, serta pesawat anti–40N6M.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Rapor Kinerja Bank Besar Kuartal I-2024, Siapa Paling Moncer?
Next post Lip Tie Adalah Potongan Kulit di Bawah Bibir Bayi, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya