Rinitis Alergi tak Kunjung Sembuh? Waspada Multimorbiditas

Read Time:1 Minute, 28 Second

dianrakyat.co.id, JAKARTA – Rinitis yang tidak terkontrol dan tidak kunjung sembuh mungkin disebabkan oleh penyakit lain atau banyak penyakit yang mempengaruhi rinitis alergi, kata Dokter Spesialis Telinga dan Tenggorokan UI RS Dr. Niken Lestari Sp THTBKL Subs AI(K) .

“Ada beberapa faktor yang mempengaruhi rinitis alergi yang tidak terkontrol, pertama faktor penyakit yang lain, misalnya tidak hanya pada hidung, bisa seluruh sistem pernafasan dan seluruh tubuh, kesalahan diagnosa dan penyakit yang disebabkan oleh rinitis, penyakit, faktor lain dari pasien yang tidak patuh dalam penggunaan obatnya,” kata Niken dalam diskusi online yang digelar di Jakarta, Kamis (25/4/2024).

Ia mengatakan, rinitis alergi merupakan penyakit multimorbid yang dapat menyebabkan penyakit pernafasan lainnya. Pada anak-anak, rinitis alergi dapat menyebabkan hipertrofi amandel adenoid yang terletak di belakang hidung dan meluas sehingga menyebabkan hidung tersumbat akibat peradangan.

Sumbatan hidung kronis akibat rinitis juga menyebabkan rinosinusitis dan asma akibat sering bernapas melalui mulut. Asma, kata Niken, juga dapat mengganggu kualitas tidur anak sehingga berdampak pada metabolisme tubuh dan memperparah alergi.

“Selain itu, bisa juga ada penyakit kulit, dermatitis atopik, dan esofagitis eosinofilik. Kalau semua ini ditangani, berbeda dengan rinitis alergi pada umumnya,” kata Niken. Pada beberapa kasus, jika menghindari alergen seperti pengendalian lingkungan atau pengobatan tidak memberikan respon yang lebih baik, ada cara lain yaitu imunoterapi dengan memberikan alergen dalam dosis tertentu secara berulang-ulang sehingga tercipta kekebalan.

Niken mengatakan obat ini tidak bisa diberikan dalam jangka waktu singkat, minimal tiga tahun, sehingga memerlukan kepatuhan pasien dan pelatihan kepatuhan pasien dan keluarga. Kondisi lain yang bisa diatasi dengan operasi bila alergi terjadi pada orang dewasa, seperti pengecilan bagian rongga hidung yang membesar. Atau kalau syarafnya sangat sensitif, malah tersumbat, sehingga hidung tersumbatnya berkurang, harus ada edukasi kepada pasien mengenai penatalaksanaannya, karena harus ada kepatuhan, kata Niken.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Merawat Kecantikan Sesuai Ajaran Islam: Tips dan Etika yang Diajarkan oleh Rasulullah
Next post Liverpool Vs Atalanta Bakal Diwarnai Protes Suporter