Fitur Crash Detection iPhone Bantu Temukan Jasad Remaja Korban Kecelakaan 

Read Time:2 Minute, 54 Second

dianrakyat.co.id, Jakarta Pihak berwenang Selandia Baru mengungkapkan bahwa fitur di iPhone mereka membantu mereka menemukan jenazah dua pemuda yang tewas dalam kecelakaan.

Rupanya fitur yang dimaksud adalah fitur deteksi kerusakan pada iPhone 14 atau lebih baru.

Ceritanya, seperti dikutip Apple Insider, Senin (15/4/2024), dua gadis muda bernama Joanne Beach dan Bondi Reihana Richmond tewas dalam kecelakaan di Mount Richmond Forest Park, di selatan pulau Selandia Baru.

Keduanya berada di dalam kendaraan roda empat melintasi Beebys Knob Trail pada pukul 23.00 waktu setempat, Senin, 8 April 2024, saat kecelakaan terjadi.

Saat itu tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan ini. New Zealand Herald melaporkan, polisi mengatakan penyelidikan penyebab kecelakaan masih berlangsung, namun ditemukan mobil tergelincir di lereng yang curam.

FYI, pada saat kecelakaan ini terjadi, akses ke Beebys Knob Track dibatasi, dan pengemudi 4WD hanya diperbolehkan mulai tanggal 1 Desember hingga 30 April. Mobil boleh menggunakan jalan ini asalkan memiliki izin.

Kedua remaja putri itu diperbolehkan melintasi area tersebut.

Selain itu, polisi dan petugas penyelamat mengatakan mereka mendapat informasi tentang lokasi kejadian dari salah satu pekerjaan pendeteksi kecelakaan pemuda tersebut.

“Area yang ditandai peringatan itu penting dalam pencarian remaja yang meninggal,” kata polisi.

Di saat yang sama, Apple sudah mencoba memperkenalkan fitur deteksi kecelakaan (accident recognition) yang dapat menyebabkan jika pengguna mengalami kecelakaan. Fitur ini membantu menyelamatkan nyawa pengguna selama keadaan darurat.

Sayangnya, fitur ini dapat menimbulkan alarm palsu ketika pengguna melakukan aktivitas tertentu, salah satunya olahraga musim dingin. Salah satunya tiba di Amerika Serikat.

Mengutip The Verge, Kamis (12/1/2023), menurut laporan Minnesota Public Radio, alarm palsu dari fitur pendeteksi tabrakan ini aktif karena beberapa orang sedang melakukan aktivitas musim dingin, mulai dari bermain ski hingga salju, ski, dan aktivitas lainnya. . di salju

Tampaknya fitur ini bisa dipicu karena beberapa alasan. Misalnya ketika seseorang bergerak atau berhenti secara tiba-tiba dan merasakan guncangan yang dapat mengelabui Apple Watch atau iPhone sehingga mengira pemiliknya mengalami kecelakaan.

Selain itu, dalam hal ini, perlengkapan cuaca musim dingin menyebabkan sensor di Apple Watch atau iPhone Anda mengeluarkan peringatan. Permasalahan ini sulit dan tanpa solusi yang jelas dan cepat.

Sekadar informasi, Apple telah memperkenalkan fitur Deteksi Kecelakaan di Apple Watch 8 series dan iPhone 14. Fitur ini menggunakan data dari sensor perangkat untuk mendeteksi situasi darurat, seperti saat terjadi kecelakaan mobil serius.

Jika dirasa ada kerusakan, fitur ini akan memanggil layanan darurat atau membatalkan jika pengguna baik-baik saja. Jika pengguna tidak menjawab setelah hitungan mundur 20 detik, perangkat akan otomatis menelepon 911.

Jika fitur ini berfungsi dengan baik, ia akan memanggil layanan darurat untuk membantu korban kecelakaan. Sayangnya fitur ini juga bisa menimbulkan masalah, apalagi jika iPhone pengguna tidak mudah diakses. Deteksi Kecelakaan Bisa Terpicu Karena Pengguna Sedang Mendaki Gunung

Sebelumnya, pengguna iPhone 14 yang menaiki roller coaster terus menelepon 911 dan operator darurat. Selain itu, penggemar olahraga musim dingin di kota resor ski baru-baru ini melaporkan gelombang robocall dari iPhone.

Salah satu cara Apple mencegah alarm palsu adalah dengan mencoba menarik perhatian pengguna, dengan cara ini, pengguna dapat mengetahui bahwa alarm masalah dipicu sebelum panggilan darurat otomatis terjadi.

Opsi untuk menghentikan fitur ini agar tidak menelepon 911 secara tidak sengaja adalah dengan mematikannya di Pengaturan iPhone.

Meskipun sebagian besar panggilan darurat dari Deteksi Kecelakaan dimulai secara tidak sengaja, fitur ini tetap berguna dalam membantu orang yang mengalami kecelakaan.

Laporan MPR menyatakan bahwa petugas pertolongan pertama menerima panggilan darurat dari Apple Watch. Memang benar, aktivitas seperti olahraga musim dingin yang ekstrem memerlukan fitur ini, jika terjadi kondisi buruk.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Motor dengan Kunci Biasa Rupanya Bisa Disulap Pakai Keyless
Next post Keunggulan Blade Battery BYD, Bisa Dipakai 1,2 Juta Kilometer