Kenali Penyebab Suara Mesin Ngelitik, Begini Cara Mengatasinya

Read Time:1 Minute, 41 Second

dianrakyat.co.id, Jakarta – Pemilik mobil kerap mendengar suara mesin yang keras. Tentu saja masalah ini cukup mengganggu dan dianggap tidak penting. Hal ini harus segera diperbaiki karena dapat menyebar dan merusak komponen lainnya. dari mesin

Secara teknis Suara mesin yang keras atau disebut juga ledakan terjadi karena bahan bakar dan udara di ruang bakar lebih cepat terbakar akibat pemilihan bahan bakar yang salah.

Akibatnya piston yang bergerak dari bawah menuju ruang bakar mesin menerima gaya dorong dari atas atau ruang bakar mesin secara bersamaan.

Namun memilih bahan bakar yang salah bukanlah satu-satunya alasan. Karena ada banyak hal yang bisa menyebabkan mesin Anda mengeluarkan suara tidak normal.

Salah satunya disebabkan oleh penumpukan atau residu dalam jumlah besar di ruang bakar mesin. Saat mesin panas Residu ini membakar bahan bakar dan udara lebih cepat. Solusinya adalah dengan membersihkan ruang bakar mesin di service center resmi atau rekomendasi.

“Kami mempunyai pengalaman yang cukup banyak di bidang otomotif. Terutama di area service center. Kami berdiri sejak tahun 1996 dan belum memiliki cabang dimana pun,” jelas Jasin, pemilik Provis Autolab Bintaro, dalam keterangan resmi, Jumat (9./2/2024).

Dia melanjutkan: Dapat mengembangkan hampir semua merek mobil. Pasalnya, bengkel selalu mengupdate software terbaru untuk berbagai mobil dan merek berbeda.

“Kami juga memiliki banyak alat khusus untuk mendukung analisis dan diagnosis otomotif,” tambah Jasin.

Untuk mengatasi mesin geli, Provis Autolab Bintaro memiliki sistem bernama Tune Up Semi Sport (TUSS) untuk digunakan pada semua tipe dan merek mobil.

“Banyak pemilik mobil yang mengeluh mesinnya sangat “gelitik” dan sering berjalan bolak-balik ke bengkel. Namun gejalanya tidak kunjung mereda. Namun saat kami bawa ke bengkel, kami langsung menemukan solusinya,” jelas Dayat, Senior Supervisor bengkel Provis Autolab Bintaro.

Yang lebih istimewanya, setelah mobil konsumen berhenti menerima TUSS, suara mesin tidak hanya menjadi lebih halus, tetapi juga Tapi itu juga meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Dayat menjelaskan, proses TUSS bertujuan untuk menyempurnakan dan mengoptimalkan pembakaran di ruang mesin.

“Hal ini diikuti dengan berbagai dampak positif dari proses TUSS, antara lain penurunan oktan bahan bakar dan peningkatan tenaga,” kata Dayat.

 

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Top 3 Tekno: Laptop Layar Transparan Lenovo Muncul di MWC 2024
Next post 6 Potret Sinta Keong Racun Ajak Fuji Joget Video Lawasnya, Curi Perhatian