SDN Cibening 01 Setu, Sukses Bangun Lingkungan Sekolah Hasil Kolaborasi Komite dan Kepala Sekolah

Read Time:2 Minute, 41 Second

dianrakyat.co.id Edukasi – Pendidikan merupakan salah satu elemen penting menuju Indonesia Emas 2045. Untuk itu, generasi penerus bangsa harus dipersiapkan sejak dini melalui pendidikan yang berkeadilan, bermutu, modern, dan mengedepankan aspek-aspek penting yang dihadirkan pada masa kini. Kurikulum Merdeka.

Yang tak kalah penting adalah keberadaan komisi yang selama ini terbengkalai.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah menekankan fungsi dan peran komite sebagai bagian dari pemberdayaan untuk mencapai tujuan pendidikan yang bermutu. 

Fungsi Komite Sekolah adalah untuk menumbuhkan fokus masyarakat terhadap pertumbuhan dan komitmen untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas. Berkolaborasi dengan masyarakat (individu/organisasi/dunia usaha dan industri serta pemerintah) untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas.

Sedangkan peran yang harus dilakukan oleh komite sekolah ada 4, yaitu sebagai lembaga pertimbangan (consulting agency), pendukung (supporting agency), baik berupa keuangan, pemikiran dan tenaga, pengontrol (controlling agency) antara pemerintah (eksekutif). direktur) dan masyarakat pada satuan pendidikan.

SDN Cibening 01 Setu merupakan contoh baik kerjasama antara panitia dan direktur. Keduanya bersinergi untuk memajukan sekolah, komite mendapatkan akses leluasa terhadap data terkait pengelolaan dana BOS, begitu pula sebaliknya, komite dan orang tua bahu-membahu membangun infrastruktur sekolah yang mustahil jika mengandalkan infrastruktur yang sudah ada. dana.

“SDN Siebening 01 Setu berusaha berinovasi untuk mengelola kepengurusan panitia yang baik, diawali dengan dibentuknya tim perwakilan kelas yang khusus mengawasi pengelolaan dana abadi agar tidak terganggu,” jelas ketua SDN Siebening Sarap Hidayatullah. 01 Panitia Setu Menjadi Tuan Rumah Forum Panitia Kabupaten di Bekasi.

Ketua panitia, M. Sesuai yang disampaikan oleh kepala sekolah Muhayati, SDN Siebening 01 Setu, “Kepala sekolah dan panitia mempunyai kedudukan yang setara sebagai mitra satuan pendidikan. Komite bertanggung jawab langsung kepada orang tua dan masyarakat, sedangkan kepala sekolah bertanggung jawab atas kemajuan sekolah, mutu, pengembangan tenaga pengajar, dan pemerataan kesempatan belajar bagi siswa. “Sebagai kepala sekolah, tidak mungkin bekerja sendiri tanpa adanya kerjasama yang baik dari seluruh warga sekolah, dalam hal ini komite sekolah.

Sementara itu, Septiana, Ketua Bidang Hubungan dan Advokasi Antar Lembaga, kata Dewan Pendidikan Kabupaten Bekasi. 

“Contoh yang diberikan SDN Cibening 01 Setu dapat dijadikan acuan untuk menjalin kerjasama antara komisi dan kepala sekolah. 

Ditemukan banyak rekan komite yang kurang memahami tugasnya dan ada pula yang terhambat karena buruknya komunikasi dengan kepala sekolah. “Gagasan Forum Komite Sekolah Kabupaten Bekasi ini dapat dijadikan wadah komunikasi untuk saling belajar dan saling mengingatkan agar program sekolah dan komite dapat bersinergi.”

Kerjasama ini nantinya dapat berkembang untuk memperbaiki jembatan SDN Siebening 01, mulai dari pembangunan pagar dan gerbang sekolah, pengerasan jalan atau beton permukaan tanah, renovasi ringan dan lain-lain. Itu semua bersumber dari sumbangan orang tua yang melihat bukti nyata bahwa dana sumbangan diterima dengan baik.

Menurut Sarip, komisi tersebut harus diberdayakan dengan baik dan tidak diremehkan atau diabaikan dalam tugasnya. Oleh karena itu forum komite sekolah didirikan sebagai sarana berbagi pengalaman, karena sebagian besar kepala sekolah masih tertutup terhadap transparansi anggaran. 

Kedepannya, dengan bantuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, kami berharap forum panitia dapat menjadi forum otentik bagi para anggota panitia untuk belajar bersama dalam forum ini untuk memahami fungsi dan perannya. Zona Fadli Perkuat Keterlibatan Parlemen dalam Melawan Korupsi di Asia Tenggara Forum bersama BKSAP DPR RI dan Westminster Foundation for Democracy (WFD) bertujuan untuk memperkuat keterlibatan parlemen di kawasan Asia Tenggara. dianrakyat.co.id.co.id 23 Mei 2024

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Seri Perdana BlackAuto Battle 2024 di Solo Sukses Digelar
Next post Membudayakan Gaya Hidup Ramah Lingkungan dengan Panel Surya